Spesifikasi Teknis
Jumlah Mikroba yang Layak Hidup: ≥ 200 × 10⁸ CFU/g
Kandungan Air: ≤ 6,0%
MembentukBubuk
Kemasan: 25kg/kantong
Masa Simpan: 12 bulan (disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan tertutup rapat)
Fitur & Manfaat Utama
Dekomposisi Berefisiensi TinggiFormula multi-strain memastikan penguraian bahan organik secara menyeluruh.
Penekanan Patogen: Secara efektif menghilangkan bakteri berbahaya, telur parasit, dan biji gulma melalui pengomposan termofilik.
Pelepasan Nutrisi: Meningkatkan penguraian bahan organik, memperbaiki ketersediaan nutrisi dan meningkatkan bahan organik tanah.
Aplikasi SerbagunaCocok untuk pengomposan kotoran ternak dan unggas, sisa tanaman seperti jerami, sekam, dan serbuk gergaji.
Pertanian Ramah LingkunganMengurangi polusi lingkungan dan menghasilkan pupuk bio-organik berkualitas tinggi.
Bidang Aplikasi
Ideal untuk digunakan dalam pembuatan kompos:
Pupuk kandang unggas
Kotoran ternak
Jerami tanaman (jagung, gandum, beras, dll.)
Limbah pertanian organik lainnya
Jerami tanaman
Kotoran ternak
Pupuk kandang unggas
Petunjuk Penggunaan
Bahan Utama: Kotoran unggas atau ternak
Bahan Pembantu: Jerami tanaman, dedak padi, dedak gandum, serbuk gergaji, dll.
Rasio Pencampuran yang Direkomendasikan (per ton material):
Bahan utama: 750–850 kg
Bahan pembantu: 150–250 kg
Bakteri fermentasi: 200–500 g
Persiapan:
CatatanKompos dapat digunakan langsung atau diproses lebih lanjut (misalnya, granulasi) untuk nilai komersial yang lebih tinggi.
Prinsip Fermentasi
Produk ini mendukung fermentasi aerobik, menghasilkan suhu tinggi yang penting untuk membunuh patogen, parasit, dan biji gulma. Produk ini juga membantu mengonsumsi senyawa kaya energi berlebih seperti karbohidrat, mengurangi risiko seperti kerusakan akar setelah diaplikasikan ke tanah.
Penyimpanan & Penanganan
Simpan di tempat tertutup rapat, sejuk, dan kering, jauhkan dari sinar matahari langsung.
Hindari penggunaan bersamaan dengan disinfektan atau antibiotik.
Setelah dibuka, gunakan sesegera mungkin.
Pastikan volume tumpukan kompos memadai (minimal 4m³, tinggi 80cm) dan suhu lingkungan di atas 5°C.
Di daerah beriklim dingin, tindakan isolasi disarankan untuk fermentasi yang optimal.






