Deskripsi Produk
Penampilan:Bubuk
Strain Mikroba Inti:
Bakteri pengoksidasi sulfur
Bakteri pengoksidasi amonia dan pengoksidasi nitrit
Organisme pengakumulasi polifosfat (PAO)
Azotobacter dan strain pendegradasi urea
Mikroorganisme fakultatif, aerobik, dan anaerobik
Perumusan:Produksi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna
Proses ko-kultur yang canggih memastikan sinergi mikroba—bukan sekadar kombinasi 1+1, melainkan ekosistem yang dinamis dan teratur. Komunitas mikroba ini menunjukkan mekanisme saling mendukung yang meningkatkan kinerja jauh melampaui kemampuan masing-masing galur.
Fungsi & Manfaat Utama
Peningkatan Penghapusan Polutan Organik
Menguraikan bahan organik dengan cepat menjadi CO₂ dan air
Meningkatkan tingkat penghapusan COD dan BOD dalam air limbah domestik dan industri
Secara efektif mencegah polusi sekunder dan meningkatkan kejernihan air
Optimasi Siklus Nitrogen
Mengubah amonia dan nitrit menjadi gas nitrogen yang tidak berbahaya
Mengurangi bau dan menghambat bakteri pembusuk
Meminimalkan emisi amonia, hidrogen sulfida, dan gas kotor lainnya
Peningkatan Efisiensi Sistem
Memperpendek waktu domestikasi lumpur dan pembentukan biofilm
Meningkatkan pemanfaatan oksigen, mengurangi kebutuhan aerasi dan biaya energi
Meningkatkan kapasitas perawatan secara keseluruhan dan mengurangi waktu retensi hidrolik
Flokulasi & Dekolorisasi
Meningkatkan pembentukan flok dan sedimentasi
Mengurangi dosis flokulan kimia dan bahan pemutih
Menurunkan produksi lumpur dan biaya pembuangan terkait
Bidang Aplikasi
Agen Pemurni Air BAF@ ideal untuk berbagai sistem pengolahan air, termasuk:
Instalasi Pengolahan Air Limbah Kota
Akuakultur & Perikanan
Perairan Rekreasi (Kolam Renang, Kolam Spa, Akuarium)
Danau, Perairan Buatan, dan Kolam Lanskap
Ini sangat bermanfaat dalam skenario berikut:
Pengaktifan sistem awal dan inokulasi mikroba
Pemulihan sistem setelah sengatan beracun atau hidrolik
Mulai ulang pasca-penutupan (termasuk waktu henti musiman)
Reaktivasi suhu rendah di musim semi
Penurunan efisiensi sistem karena fluktuasi polutan
Kondisi Aplikasi Optimal
| Parameter | Kisaran yang Direkomendasikan |
| pH | Beroperasi antara 5,5–9,5 (optimal 6,6–7,4) |
| Suhu | Aktif antara 10–60°C (optimal 20–32°C) |
| Oksigen Terlarut | ≥ 2 mg/L di tangki aerasi |
| Toleransi Salinitas | Hingga 40‰ (cocok untuk air tawar & air asin) |
| Resistensi Toksisitas | Toleran terhadap inhibitor kimia tertentu, seperti klorida, sianida, dan logam berat; mengevaluasi kompatibilitas dengan biosida |
| Elemen Jejak | Membutuhkan K, Fe, Ca, S, Mg—biasanya terdapat dalam sistem alami |
Dosis yang Direkomendasikan
Pengolahan padatan sungai atau danau:8–10g/m³
Teknik / Pengolahan air limbah kota:50–100g/m³
Catatan: Dosis dapat disesuaikan berdasarkan beban polutan, kondisi sistem, dan tujuan perawatan.
Pemberitahuan Penting
Kinerja produk dapat bervariasi tergantung pada komposisi masukan, kondisi operasional, dan konfigurasi sistem.
Jika terdapat bakterisida atau disinfektan di area perawatan, keduanya dapat menghambat aktivitas mikroba. Disarankan untuk mengevaluasi dan, jika perlu, menetralkan dampaknya sebelum mengaplikasikan agen bakterisida.








