Deskripsi Produk
Baik diaplikasikan di instalasi pengolahan air limbah kota, sistem air limbah industri, atau lingkungan akuakultur, bioaktivator ini kompatibel dengan kondisi aerobik dan anaerobik, menawarkan kinerja yang sangat baik bahkan dalam kualitas air yang menantang.
Bahan Utama
Formula kami mencakup campuran seimbang dari:
Asam Amino– penting untuk metabolisme mikroba
Pepton Tepung Ikan– menyediakan sumber protein yang mudah didapat
Mineral & Vitamin– mendukung kesehatan dan aktivitas mikroba
Unsur Jejak– mendorong komunitas mikroba yang stabil
Penampilan & Kemasan:Bubuk padat, 25 kg/drum
Masa Simpan:1 tahun dalam kondisi penyimpanan yang disarankan
Penggunaan yang Disarankan
Encerkan dengan air dengan perbandingan 1:10 sebelum digunakan.
Oleskan sekali sehari selama masa inkubasi bakteri.
Dosis:30–50g per meter kubik air
Untuk kondisi spesifik (misalnya, adanya zat beracun, kontaminan biologis yang tidak diketahui, atau konsentrasi polutan yang tinggi), harap berkonsultasi dengan spesialis teknis kami sebelum digunakan.
Kondisi Aplikasi Optimal
Berdasarkan pengujian ekstensif, produk ini berkinerja terbaik di bawah parameter berikut:
| Parameter | Jangkauan |
| pH | 7.0–8.0 |
| Suhu | 26–32°C |
| Oksigen Terlarut | Tangki anaerobik: ≤ 0,2 mg/L Tangki anoksik: ≈ 0,5 mg/L Tangki aerobik: 2–4 mg/L |
| Salinitas | Mampu mentolerir hingga 40‰ – cocok untuk sistem air tawar dan air laut. |
| Ketahanan terhadap Toksisitas | Mampu menahan racun kimia seperti klorida, sianida, dan logam berat. |
| Mikronutrien yang Dibutuhkan | Kalium, besi, kalsium, sulfur, magnesium – biasanya melimpah di sebagian besar sumber alami. |
Catatan:Saat digunakan di zona tercemar dengan residu bakterisida, pengujian terlebih dahulu disarankan untuk menentukan kompatibilitas dengan populasi mikroba.
Aplikasi & Manfaat
Cocok untuksistem lumpur aktifDanoperasi pengolahan lumpur
Mendukungtangki aerasi proses lumpur aktifDansistem aerasi yang diperluas
Meningkatkan fermentasi mikroba dalam pengolahan air limbah dan lumpur.
Mengurangi waktu memulai operasi dan meningkatkan stabilitas biomassa.
Mendorong pengolahan air berkelanjutan dengan meminimalkan ketergantungan pada bahan kimia.






